Bagaimana sebenarnya isi dari buku "Sejarah Dunia Yang Disembunyikan" oleh -Jonathan Black
Saya membacanya dari lama dan tidak menyukainya. Saya bertanya kepada teman saya, dia juga tidak menyukainya. Saya bertanya kepada teman lain yang biasanya seleranya berseberangan dengan saya, dia juga dengan enggan mengakui bahwa dia tidak menyukainya. Namun ada juga yang menyukainya ya tapi mungkin dia belum memahami apa maksud dari isi buku tsb.
Di komunitas-komunitas pecinta buku di luar Indonesia pun, buku ini tidak begitu banyak dibahas, bahkan cenderung tidak begitu diperhitungkan. Satu-satunya orang yang saya tahu menyukainya adalah salah satu kawan jauh yang mencintai okultisme dan hal-hal esoteris.
Itulah mengapa Sejarah Dunia yang Disembunyikan oleh Jonathan Black ini saya anggap sebagai salah satu anomali dalam sejarah sastra populer di Indonesia. Sebab, pertama, buku ini populer dan banyak orang yang pernah mendengar atau bahkan memilikinya. Namun, kedua, tidak ada yang repot-repot menuntaskan atau memahami isinya, apalagi menyukainya.
Ada beberapa poin yang saya dapatkan dari sini (sebab saya membaca nya dengan tiada ketertarikan sama sekali hahaha)—di luar tata bahasa yang rumit—yang membuat saya yakin bahwa saya tidak menyukainya.
Buku ini bukanlah buku nonfiksi murni, lebih kepada kepercayaan Black bahwa ada "organisasi/sekolah/perkumpulan" rahasia yang memegang kebenaran rahasia dari sejarah dunia yang sama sekali berbeda dari kebenaran umum yang kita ketahui selama ini. Tujuan dari buku ini adalah mengungkapkan isi dari kebenaran-kebenaran tersebut. Dari sini pun, Anda sudah menebak bahwa Black ini mirip seperti pemuja konspirasi yang selalu mengatakan, "Ada elit global yang menguasai dunia yang mengetahui apa yang tidak kita ketahui!"
Menurut Black, kita harus mengambil kebijaksanaan dari the ancients (saya membaca versi bahasa Inggrisnya, the ancients ini sepertinya adalah orang-orang terdahulu, elit dari para elit). Sebab tokoh-tokoh paling hebat dalam sejarah dunia pun, seperti Mozart, Shakespeare, Newton, Napoleon, Gandhi, dsb mendapat kebijaksanaan dari mereka. Lagi-lagi, ini lebih mirip seperti fiksi yang mengatakan bahwa di balik kesuksesan seseorang, itu karena petunjuk dari roh leluhurnya.
Buku Sejarah Dunia yang Disembunyikan dimaksudkan untuk terasa seperti buku yang memuat fakta. Namun, cara Black menulisnya malah menegaskan bahwa itu hanyalah pendapatnya pribadi. Misalnya, ada bagian di mana ia mempertanyakan, "Ilmu pengetahuan modern tidak pernah memberikan jawaban dari pertanyaan: bagaimana khayalan atau imajinasi muncul ke dunia?" Padahal, jika Black mau membaca hasil riset dari ilmu yang lain—seperti psikologi—ia akan menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut dengan mudah.
Black menganggap semua hal adalah misteri yang memiliki makna tersembunyi, kemudian berusaha menafsirkannya dengan cocoklogi. Misalnya Tujuh Kurcaci (Seven Dwarves dari Snow White), menurutnya, sebenarnya adalah terjemahan dari Tujuh Iblis Bumi dari cerita rakyat esoteris Skandinavia. Atau dalam The Wizard of Oz, ada karakter the Cowardly Lion, the Tin Man, dan the Scarecrow. Black menganggapnya sebagai perwujudan dari hewan, tumbuhan, dan mineral. Sementara kata Oz adalah kata kabalistik yang bermakna angka 77 (berkaitan dengan sihir). Dan semacam itulah, cocoklogi semua. Maksud saya, itu kan bukan bagian dari 'sejarah dunia'. Siapapun tahu bahwa Snow White dan The Wizard of Oz adalah karya fiksi.
Terlepas dari isinya yang, begitulah, bibliografinya sangat panjang. Namun, panjangnya bibliografi tidak membuat buku ini tampak akurat secara ilmiah. Lihat kembali poin tiga.
Banyak yang menyebut bahwa membaca buku ini bisa menggoyahkan iman. Namun, saat membaca judul bukunya yang lain; The Sacred History: How Angels, Mystics and Higher Intelligence Made Our World, saya langsung, "Memangnya bisa?". Kebanyakan orang percaya bahwa Tuhan lah yang menciptakan dunia, sementara Black percaya pada … malaikat? Downgrade sekali bro, iman orang dari agama-agama samawi jauh lebih rumit, satu buku semacam ini tidak akan menggoyahnya (karena tidak dibaca juga sih, xixixi).
Saya merasa bahwa 'kekontroversialan' buku ini dilebih-lebihkan, terutama di Indonesia. Alasannya? Biar banyak yang penasaran, banyak yang beli. Akhirnya jadi cuan.
Di bagian biografi, ada foto Jonathan Black. Di bawahnya, ada tulisan "Jonathan Black adalah nom de plume dari Mark Booth". Nom de plume adalah pseudonim; nama samaran; nama pena. Pertanyaannya, mengapa harus pseudonim jika ujung-ujungnya dia mengungkapkan nama aslinya? Usut punya usut, Mark Booth adalah lulusan filsafat dan teologi. Alasan lain mengapa Anda harus tidak mempercayai orang ini. Filsafat biasanya membuat seseorang merasa paling benar dan paling mengetahui kebenaran dunia (sc: karena kebanyakan saya melihat mahasiswa filsafat begitu, hehe)
Poin sebelumnya ad hominem :v Jadi, maafkan saya. Namun, adalah pengetahuan umum bahwa jika Anda ingin membaca buku non-fiksi yang membawa judul 'sejarah', maka sumber yang tepat adalah dari sejarawan atau orang dengan kredensial yang berkaitan dengan telaah sejarah secara ilmiah. Sementara Black tidak memiliki kredensial itu.
Wes angel angel.
Namun, ada satu poin positif juga yang perlu saya garisbawahi. Black menulis tentang sejarah banjir dunia (yang tidak terbatas pada kisah tentang Bahtera Nuh dan Perjanjian Lama) dan membuat kesimpulan bahwa bahwa semua banjir-banjir tersebut muncul pada akhir zaman es—sekitar 10.000 tahun yang lalu—ketika gletser mencair, permukaan laut naik, dan banyak habitat manusia musnah. Artinya, menurutnya, kisah-kisah mitos dan legenda dalam kitab-kitab suci barangkali memang terinspirasi dari kejadian nyata, tetapi dilebih-lebihkan dan ditulis dalam metafora.
Saya rasa, jika ia lebih fokus pada topik itu (mengaitkan mitos dan kaitannya dengan kondisi geografis Bumi pada masa mitos itu muncul), tulisannya akan jauh lebih kredibel dan diperhitungkan. Ia tidak hanya akan dikenal sebagai penulis buku konspirasi belaka.
Itu saja. Oh, alih-alih, The Secret History of the World dari Jonathan Black, saya lebih menyarankan Anda untuk membaca The Secret History dari Donna Tartt. Buku yang cantik sekali!
Terima kasih sudah membaca 🌼
Salam Wawasan.


Komentar
Posting Komentar